Pada 7 Oktober 2009 bertepatan dengan HUT ke-253 Kota Yogyakarta, segenap Jajaran Karyawan Dinas Pariwisata mengenakan Pakaian kejawen surjan
Museum yang terletak di Jalan Cik Di Tiro No 5 ini diresmikan tahun 1997 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X
Museum Bahari Yogyakarta adalah satu lagi bangunan museum akan dibuka di Jogja Berbeda dengan museum-museum lain di Jogja yang banyak bersentuhan dengan budaya Museum ini berada di Jalan Wates, tepatnya di Perempatan Wirobrajan ke barat di sisi Selatan ja
Terletak di jalan Dr Sutomo 13 Yogyakarta Berdiri pada tanggal 25 mei 1977 dan menempati areal seluas 4010 m2 Koleksi yang dimiliki berupa beraneka ragam kain batik berupa kain panjang, sarung, selendang, tokwi/taplak dan sebagainya dengan motif gaya yogy
Museum yang dahulu merupakan maskas pertahanan Belanda ini dibangun pada tahun 1760 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan Belanda Tahun 1788 dipugar dan diberi nama Rustenberg yang berarti benteng peristirahatan Pada tahun 1867 beteng direnova
Istana Yogyakarta yang dikenal dengan nama Gedung Agung terletak di pusat keramaian kota, tepatnya di ujung selatan Jalan Ahmad Yani dahulu dikenal Jalan Malioboro, jantung ibu kota Daerah Istimewa Yogyakarta Kawasan istana terletak di Kelurahan Ngupasan,
Museum ini didirikan dengan tujuan untuk mengenang perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan Penjajahan Belanda Terletak di JL Kol Sugiono 24 Yogyakarta dan diresmikan pada tahun 1961 Di dalam komplek Museum Perjuangan juga terdapat Museum Sandi
Museum Sono Budoyo terletak di Jl trikota no 6 alaun-alun uatara Yogyakarta Diresmikan tanggal 6 nopember 19 oleh Sultan Hamengku Buwono VII Peresmiannya ditandai dengan Candrasengkala Kayu Winayang Ing Brahma Buddha Koleksi museum berjumla
Museum yang dikelola Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada terletak di jalan sultan Agung no 22 Yogyakarta Museum ini diresmikan pada tanggal 20september 1968 dan dibuka untuk umum mulai 1 januari 1970