Pada 7 Oktober 2009 bertepatan dengan HUT ke-253 Kota Yogyakarta, segenap Jajaran Karyawan Dinas Pariwisata mengenakan Pakaian kejawen surjan
TERWUJUDNYA KOTA YOGYAKARTA SEBAGAI KOTA PARIWISATA BERBASIS BUDAYA DENGAN KERAGAMAN ATRAKSI DAN DAYA TARIK WISATA
Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan Berkualitas, Pariwisata Berbasis Budaya dan Pusat Pelayanan Jasa, yang Berwawasan Lingkungan.
Mempertahankan predikat Kota Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan
Mempertahankan predikat Kota Yogyakarta sebagai Kota Pariwisata, Kota Budaya dan Kota Perjuangan
Mewujudkan daya saing Kota Yogyakarta yang unggul dalam pelayanan jasa
Mewujudkan Kota Yogyakarta yang nyaman dan ramah lingkungan
Mewujudkan masyarakat Kota Yogyakarta yang bermoral, beretika, beradab, dan berbudaya
Mewujudkan Kota Yogyakarta yang good governance (tatakelola pemerintahan yang baik), clean government (pemerintah yang bersih), berkeadilan, demokratis dan berlandaskan hukum
Mewujudkan Kota Yogyakarta yang aman, tertib, bersatu dan damai
Mewujudkan pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas
Mewujudkan Kota Yogyakarta sehat
SASARAN PEMBANGUNAN 2007 – 2011
Pendidikan, sebagai kota pendidikan berkualitas dengan dukungan SDM ungul
Pariwisata, sebagai kota pariwisata berbasis budaya dengan dukungan keragaman obyek dan daya tarik wisata
Pelayanan Jasa, sebagai kota pelayanan jasa dengan dukungan peran serta masyarakat
KEBIJAKAN UMUM PEMBANGUNAN BIDANG PARIWISATA 2007 – 2011
Kebijakan umum pembangunan jangka panjang bidang pariwisata yang dirumuskan adalah mempertahankan predikat KotaYogyakarta sebagai kota pariwisata berbasis budaya dengan keragaman obyek dan daya tarik wisata.
Terwujudnya Kota Yogyakarta sebagai kota pariwisata berbasis budaya dengan keragaman atraksi dan daya tarik wisata
PEMAKNAAN TEMATIK PEMBANGUNAN KOTA 2008
Pengembangan pariwisata disesuaikan dengan potensi yang ada dan berpusat pada budaya Jawa yang selaras dengan sejarah dan budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat
Penyempurnaan dan peningkatan jaringan kerjasama wisata dengan berbagai pihak dan daerah lain.
Menciptakan terobosan baru yang tetap berlandaskan pada wisata budaya, wisata bangunan bersejarah, wisata pendidikan dan wisata belanja dengan tetap mempertahankan dan mengembangan norma-norma religius/agama di dalam kehidupan masyarakat.
Keragaman atraksi dan daya tarik wisata mengandung makna bahwa pengembangan pariwisata di Kota Yogyakarta yang didasarkan pada budaya perlu didukung dengan keragaman atraksi dan daya tarik wisata.
Kegiatan pariwisata di Kota Yogyakarta dikembangkan dengan dasar dan berpusat pada budaya Jawa yang selaras dengan sejarah dan budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, kearifan local dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Menyempurnakan dan meningkatkan jaringan kerjasama wisata dengan pihak lain.
Menjadikan daerah tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara.
Peningkatan kegiatan pariwisata dilaksanakan dengan menciptakan inovasi-inovasi yang tetap berlandaskan pada wisata budaya, wisata bangunan bersejarah, wisata pendidikan, wisata konvensi dan wisata belanja.
Mempertahankan dan mengembangkan norma-norma religius/agama di dalam kehidupan masyarakat.
Melakukan inovasi/rekayasa dan pengembangan seluruh aspek kepariwisataan yang berlandaskan pada wisata budaya, wisata bangunan bersejarah, wisata pendidikan, wisata konvensi, wisata minat khusus dan wisata belanja.
Mengembangkan dan melestariakan nilai-nilai positif budaya Jawa yang selaras dengan sejarah dan budaya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat serta kearifan local, meningkatkan fasilitasi untuk proses paduan/akulturasi budaya Jawa dengan budaya nusantara dan asing.
RENCANA AKSI
Optimalisasi Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata yang akan mendatangkan wisatawan ke Kota Yogyakarta serta menjadikan Kota Yogyakarta sebagai kota wisata yang terkemuka. Pemasaran pariwisata juga bertujuan untuk mengembalikan citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang aman dan berkesan untuk dikunjungi.
Pengembangan dan peningkatan kuantitas dan kualitas Wisata Minat Khusus sebagai alternative lain bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta serta dapat menambah daya tarik dan lama tinggal wisatawan di Kota Yogyakarta. Wisata minat khusus yang dikembangkan antara lain wisata belanja, wisata pendidikan, wisata budaya, wisata sejarah, wisata kuliner, wisata konvensi, dan sebagainya.
Pengembangan Kawasan Wisata beserta potensi yang ada di dalamnya sebagai obyek wisata alternative yang dapat dikunjungi oleh para wisatawan.
Peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan industri pariwisata sebagai fasilitas yang diberikan kepada wisatawan.
Peningkatan kualitas dan kuantitas atraksi seni tradisional, kontemporer, maupun modern baik secara regular maupun incidental, khususnya kesenian yang dipentaskan di malam hari sehingga menghidupkan malam-malam di Kota Yogyakarta.
Memperbanyak event-event wisata, seni dan budaya, ekspo, maupun konvensi berskala local, regional, nasional, maupun internasional.
Pengembangan dan pembinaan kesenian dan kebudayaan berbasis masyarakat dan kewilayahan sebagai penyangga utama kepariwisataan di Kota Yogyakarta.
Pengembangan dan peningkatan kuantitas serta kualitas fasilitas, sarana dan prasarana yang menunjang keindahan dan kenyamanan Kota Yogyakarta.
Peningkatan kesadaran masyarakat dan seluruh stake holder terhadap persoalan kepariwisataan di Kota Yogyakarta.
Kemudahan aksesbilitas bagi siapapun yang berkunjung ke Kota Yogyakarta.
PROGRAM DAN KEGIATAN
Pengembangan Pariwisata
Pengembangan Kerjasama dan Kemitraan Pariwisata
Pengelolaan dan Pengembangan Potensi Pariwisata
Pembinaan Industri Pariwisata
Pengembangan dan Pelestarian Seni dan Budaya
Festival, Lomba, dan Gelar Seni Budaya
Pelestarian, Pengembangan dan Pembinaan Seni dan Budaya